Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Tak cukup hanya dengan khawatir

Matius 6:24-34 Dan mari sejenak kita melihat hidup kita dalam terang Injil. Salah satu pernyataan Yesus adalah: Janganlah kuatir akan hidupmu. Apakah saat ini Anda sedang merasa kuatir, cemas atau digelisahkan oleh sesuatu? Katakan ya atau tidak dalam hatimu, sesuai yang sedang Anda alami saat ini. OK. sebuah kursi tua di sudut halaman biara benediktin di Farfa, Italia Saudari dan saudaraku, disadari atau tidak, kekuatiran dapat merubah suasana hati atau mood. Bisa saja menghilangkan kegembiraan, ketenangan, menciptakan ketegangan; mengendorkan konsentrasi, membuat kita mempertanyakan segala sesuatu. Dan yang amat membahayakan bahwa kekuatiran mengikis kepercayaan kita pada sesama dan mempertanyakan kehadiran Tuhan dalam hidup. Tidak berarti bahwa kita tidak perlu merasa kuatir atau cemas. Perasaan kuatir adalah wajar dan sangat manusiawi. Kita pun bisa melihat nilai positifnya, misalnya: kuatir sebagai ungkapan perhatian; saya kuatir akan keselamatan diri ataupun orang lain. Keku...